->Artikel
Artikel
Program Dharma Bakti Sarjana
Tempo hari, ketua pembina Forum Rektor Indonesia, Prof. Ir. Eko Budihardjo M.Sc., yang juga rektor UNDIP, terperangah, manakala ada seorang rektor dari PTN ternama dengan berapi-api mengatakan, “Tugas saya yang terutama sebagai rektor adalah mencari uang” (Harian SINDO, 5 Oktober 2006). Masih beberapa waktu yang lalu juga, seorang tokoh pendidikan nasional—dalam sebuah koran nasional—mengeluhkan kondisi anaknya, yang dengan entengnya berkata tanpa beban, bahwa tidak masalah baginya bekerja di mana pun di luar negeri, terutama di perusahaan asing yang multinasional.
Kandang Domba dan Pertumbuhannya
Ada pendapat yang keliru tentang bagaimana bentuk dan ukuran kandang domba yang berkembang di masyarakat. Sudah menjadi pengetahuan umum, bahwa orang membuat kandang domba yang sempit dan dibangun dengan kayu kualitas rendah, sehingga mudah lapuk. Pandangan ini sebenarnya dipicu oleh pendapat bahwa kandang domba yang luas, membuat domba sering menubruk-nubrukkan diri ke kandang.
Selama riset kami di Peundeuy, justru kami menemukan hal yang sebaliknya. Kandang domba yang luas dan dibangun dengan kokok dari kayu kualitas nomor satu, membuat domba beraktivitas dengan baik, bisa bergerak leluasa, sehingga mendukung pertumbuhannya.
Ubi Jalar Ungu sebagai Solusi Gizi Masyarakat
Pemenuhan kebutuhan pokok (terutama penyediaan bahan pangan) adalah permasalahan yang menjadi fokus perhatian kami (keluarga PBS). Salah satu kendala utama problem penyediaan bahan pangan adalah kondisi tanah Peundeuy-Cibalong yang berbatu dan berbukit. Ini menyebabkan bidang pertanian (khusunya padi) tidak begitu berkembang. Kami, memiliki dua petak sawah yang dicoba ditanami padi. Berbagai metode penanaman dan pemeliharaan kami terapkan, hasilnya masih tetap tidak menggembirakan.






